Bocah 8 Tahun Jadi Pebisnis Fenomenal di Internet Dengan Jualan Kelereng
0 comments
Awalnya
sederhana saja, jualan kelereng melalui internet. Namun siapa sangka,
Harli Jordean, 8 tahun, kini dijuluki sebagai taipan jagat maya termuda.
Tak hanya di Inggris, kelereng jualannya kini laku hingga mancanegara.
"Mimpi saya adalah memiliki jaringan toko seperti Hamleys - itu akan menjadi salah satu toko mainan terbesar di dunia, tetapi menjual segala macam kelereng," ujar bocah asal Stoke Newington, London, ini.
"Mimpi saya adalah memiliki jaringan toko seperti Hamleys - itu akan menjadi salah satu toko mainan terbesar di dunia, tetapi menjual segala macam kelereng," ujar bocah asal Stoke Newington, London, ini.

harli
mulai berjualan kelereng ketika suatu hari ia sangat kecewa karena ada
temannya yang lebih tua dalam kelompok bermainnya mencuri kelerengnya.
Semula, ia hanya menjual kelereng pada teman-temannya. Satu wadah kecil, ia jual seharga 7,99 pounsterling. Tak hanya menyasar teman-teman sekolahnya, ia mulai memajang dagangannya di situsnya. Tak terasa, 'omzet'-nya mencapai hingga 599 pounsterling.
Mulai kerepotan dengan 'bisnis'-nya, ia meminta tolong pada ibu dan dua orang kakaknya untuk membantu melayani pesanan.
Semula, ia hanya menjual kelereng pada teman-temannya. Satu wadah kecil, ia jual seharga 7,99 pounsterling. Tak hanya menyasar teman-teman sekolahnya, ia mulai memajang dagangannya di situsnya. Tak terasa, 'omzet'-nya mencapai hingga 599 pounsterling.
Mulai kerepotan dengan 'bisnis'-nya, ia meminta tolong pada ibu dan dua orang kakaknya untuk membantu melayani pesanan.
"Harli
telah terobsesi dengan kelereng sejak dia berusia enam tahun.
"Obsesinya menjadi begitu besar sehingga kami mulai memanggilnya Raja
Kelereng," kata Tina.

Ia
sendiri hingga kini tak bisa percaya dengan kesuksesan anaknya. "Saya
tidak pernah berpikir itu akan menjadi begitu populer - kita sedang
berjuang untuk mengatasi membludaknya pesanan," katanya. Omzet usahanya,
kini mencapai ratusan ponsterling.
Namun,
Tina mengakui, semua strategi pemasaran hasil pemikiran Harli. "Sebagai
bos dia sangat setuju dan memiliki ide sendiri tentang bagaimana untuk
melakukan sesuatu," katanya. Ck..ck..ck..






0 komentar:
Posting Komentar